IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Bisnis

Boikot Palestina: Starbucks Merugi Hampir Rp186 Triliun di Pasar Saham

By Ikutin Super Admin 3 years ago Bisnis
Image Source: Lisa Fotios/Pexels
SHARE

[Selasa, 12 Desember 2023] Kita punya kabar terbaru nih, tentang Starbucks yang merasakan dampak serius dari aksi boikot terhadap produk yang mendukung Israel sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina.

Dampaknya cukup terasa, terutama di pasar saham. Kapitalisasi pasar Starbucks di Wall Street merosot hampir US$12 miliar atau sekitar Rp186,38 triliun (dengan kurs Rp15.532) setelah sahamnya tercatat mengalami penurunan 1,6% pada Senin (4/12/2023). Ini artinya, terjadi penurunan selama 11 sesi perdagangan berturut-turut.

Ternyata, ini adalah koreksi terlama sejak Starbucks melantai di Bursa AS pada tahun 1992. Totalnya, kemerosotan ini membuat kapitalisasi pasar Starbucks turun sebanyak 9,4%, atau hampir mencapai US$12 miliar.

Menurut analis dari JPMorgan Chase & Co., John Ivankoe, “Data penjualan pihak ketiga mengisyaratkan perlambatan material di Starbucks pada bulan November setelah raksasa kopi tersebut menghasilkan pertumbuhan penjualan yang kuat sebesar 8% pada kuartal fiskal keempat.”

Akibatnya, perkiraan penjualan kuartal pertama Starbucks di AS pun diturunkan menjadi pertumbuhan 4% dibandingkan periode tahun lalu. Hal ini mencerminkan adanya promosi liburan Natal yang mungkin kurang berhasil dibandingkan dengan acara Pumpkin Spice Latte musim gugur. Ivankoe memperkirakan adanya lonjakan 6% dalam penjualan toko domestik yang sama secara triwulanan.

Meskipun sebelumnya saham Starbucks sempat menguat di paruh pertama bulan November, dampak dari boikot ini nampaknya telah memberikan tekanan pada performa saham perusahaan kopi terkenal ini. Yuk, kita tunggu perkembangan selanjutnya! ☕????

You Might Also Like

Siap-siap, Bursa Bakal Hapus Batas Saham Gocap Mulai Akhir September

Asing Banyak Borong Saham Bank Besar, Ada Apa?

Ada Rilis Inflasi dan Neraca Dagang, IHSG Bakal Kemana?

Ada Rebalancing MSCI, Gubernur BI Baru, hingga Sinyal Hawkish dari The Fed, Apa Dampaknya Untuk IHSG?

Morgan Stanley Borong Saham GOTO di Harga Rp 23, Ada Apa?

TAGGED: saham Starbucks, starbucks
Ikutin Super Admin December 11, 2023 December 12, 2023
Previous Article Rupiah Melemah Pasca Data Deflasi China dan Ketenagakerjaan AS yang Panas
Next Article Penurunan Harga Cryptocurrency: Bitcoin Turun 4% Menjadi $42.200
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?