[Medan | 14 September 2026] PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mencatatkan pertumbuhan kinerja yang signifikan sepanjang semester I-2026. Laba bersih perusahaan melonjak 340% secara tahunan, sejalan dengan pertumbuhan pendapatan yang meningkat tajam dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Laba Bersih INET Tembus Rp33,67 Miliar
Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, INET membukukan laba bersih sebesar Rp33,67 miliar pada Januari-Juni 2026. Angka tersebut melonjak 340% yoy dibandingkan laba bersih Rp7,65 miliar pada semester I-2025. Pertumbuhan laba tersebut didukung oleh peningkatan pendapatan yang jauh lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.
Pendapatan Melonjak Hampir 20 Kali Lipat
Pendapatan bersih INET mencapai Rp926,45 miliar pada semester I-2026, meningkat hingga 1.958% yoy dari Rp45 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Jika dirinci, pendapatan tersebut berasal dari dua segmen utama. Segmen penyedia alih daya memberikan kontribusi Rp782,86 miliar, sedangkan segmen penyedia layanan internet mencatatkan pendapatan Rp143,58 miliar. Lonjakan pendapatan tersebut menjadi faktor utama yang mendorong peningkatan profitabilitas perusahaan.
Laba Bruto Tumbuh 627%
Seiring pertumbuhan pendapatan, laba bruto INET juga meningkat signifikan. Laba bruto tercatat sebesar Rp122,11 miliar pada semester I-2026, melonjak 627,5% dibandingkan Rp16,78 miliar pada semester I-2025. Pertumbuhan laba bruto yang jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan laba bersih menunjukkan adanya peningkatan skala bisnis yang cukup besar, meskipun beban lain di luar laba bruto tetap memengaruhi hasil akhir perusahaan.
Total Aset Melonjak Jadi Rp6,11 Triliun
Perubahan signifikan juga terlihat dari posisi neraca. Total aset INET mencapai Rp6,11 triliun per akhir Juni 2026, naik drastis dari Rp760,37 miliar pada akhir 2025. Adapun total liabilitas tercatat sebesar Rp2,3 triliun, sementara ekuitas mencapai sekitar Rp3,8 triliun. Kenaikan aset yang sangat besar tersebut menunjukkan adanya ekspansi signifikan pada skala bisnis dan struktur keuangan perusahaan sepanjang paruh pertama 2026.
Kas dan Setara Kas Tembus Rp4,33 Triliun
Posisi kas INET juga meningkat tajam. Saldo kas dan setara kas pada akhir semester I-2026 mencapai Rp4,33 triliun, dibandingkan hanya Rp95,94 miliar pada akhir 2025. Dengan pertumbuhan pendapatan, laba, aset, dan kas yang signifikan, kinerja semester I-2026 menjadi periode dengan perubahan fundamental yang cukup besar bagi INET. Perkembangan selanjutnya akan bergantung pada kemampuan perusahaan mempertahankan pertumbuhan pendapatan sekaligus mengonversinya menjadi laba secara berkelanjutan.

