IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Bisnis

Gencar Akuisisi, Saham WIFI Bisa Tembus Rp 5.000?

By Aurelia 1 year ago Bisnis
Image source: AP/ market.bisnis.com
SHARE

[Medan | 11 Agustus 2025] PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), emiten teknologi yang terafiliasi dengan pengusaha Hashim Djojohadikusumo, terus mempercepat langkah ekspansinya melalui sederet aksi korporasi strategis. Lewat anak usaha PT Jaringan Infra Andalan (JIA), perusahaan baru saja mengakuisisi PT Investasi Jaringan Nusantara (IJN) senilai Rp599,99 miliar.

Hanya berselang beberapa hari, JIA kembali melakukan manuver dengan membeli saham PT Garuda Prima Internetindo (GPI) senilai Rp250 juta. Dengan begiti, total nilai akuisisi pada Juli–Agustus 2025 mencapai sekitar Rp850 miliar, yang sebagian besar diarahkan untuk memperluas cakupan infrastruktur digital di Indonesia.

Selain aksi akuisisi, WIFI melalui anak usaha lainnya, PT Integrasi Jaringan Ekosistem (Weave), menjalin kemitraan strategis dengan Transvision milik CT Corp. Kolaborasi ini memadukan layanan internet berbiaya terjangkau dengan akses gratis ke konten TV Transvision melalui platform CubMu. Strategi ini diyakini dapat memperkuat penetrasi pasar ritel sekaligus meningkatkan jumlah pelanggan secara signifikan.

Manajemen WIFI menargetkan ekspansi jaringan hingga 40 juta homepass dalam lima tahun ke depan, dengan 5 juta di antaranya diupayakan tercapai pada akhir tahun ini. Target tersebut mencerminkan ambisi perusahaan untuk menjadi salah satu penyedia layanan internet terbesar di tanah air.

Meski saham WIFI terkoreksi 9,22% dalam sepekan terakhir, kinerja Year-to-Date masih mencatat kenaikan impresif sebesar 524,39% dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp13,59 triliun. Koreksi ini dinilai analis lebih sebagai aksi ambil untung (profit-taking) setelah reli tajam sejak awal tahun.

Beberapa pelaku pasar bahkan mulai berspekulasi bahwa, jika strategi akuisisi dan kolaborasi ini berjalan sesuai rencana, harga saham WIFI berpotensi menembus Rp5.000 dalam jangka menengah. Sentimen positif didorong oleh prospek pertumbuhan pelanggan, perluasan infrastruktur, dan model bisnis terintegrasi yang mulai terbentuk.

You Might Also Like

IPO PT Swayasa Prakarsa Tbk (SWAP) Ditunda, Ada Apa?

Danantara Jajaki Pendanaan Rp 2 Triliun ke VKTR, Ada Apa?

Asing Banyak Borong Saham BBRI, Ada Sentimen Apa?

Ada Isu Korupsi Pajak, Bagaimana Nasib Saham Thohir?

Siap-siap, Bursa Bakal Hapus Batas Saham Gocap Mulai Akhir September

TAGGED: saham WIFI, WIFI akuisisi
Aurelia August 11, 2025 August 11, 2025
Previous Article Harga Emas Turun Usai AS Keluarkan Klarifikasi Tarif
Next Article Masuk Bisnis Motor Listrik, Saham KRYA Bangkit dari Level Gocap!
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?