IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Bisnis

Siap-siap! CDIA Akan Bagi Dividen Interim US$ 10 Juta

By Aurelia 3 hours ago Bisnis
Image source: AP/ swa.co.id
SHARE

[Medan | 23 September 2026] PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2026 sebesar US$10 juta atau setara Rp1,42 per saham. Pembagian dividen tersebut berasal dari laba bersih perseroan untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2026. Keputusan pembagian dividen ditetapkan berdasarkan keputusan Direksi dan Dewan Komisaris CDIA pada 18 September 2026.

Cum Dividen CDIA Dimulai 30 September

Berdasarkan keterbukaan informasi, cum dividen CDIA untuk perdagangan di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 30 September 2026. Sementara itu, tanggal ex dividen jatuh pada 1 Oktober 2026. Untuk perdagangan di pasar tunai, cum dividen ditetapkan pada 2 Oktober 2026 dan ex dividen pada 5 Oktober 2026. Adapun recording date ditetapkan pada 2 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen interim tersebut dijadwalkan dilakukan pada 22 Oktober 2026.

Laba Bersih Turun 74,5%

Pembagian dividen dilakukan di tengah penurunan laba bersih CDIA pada semester I 2026. Perseroan mencatat laba bersih sebesar US$17,29 juta atau sekitar Rp309,40 miliar, turun 74,5% dibandingkan US$67,84 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan laba terjadi meskipun pendapatan perseroan masih tumbuh. CDIA membukukan pendapatan sebesar US$82,15 juta atau sekitar Rp1,47 triliun, naik 22,8% dari US$66,87 juta pada semester I 2025.

Bisnis Logistik Tumbuh 80,2%

Pertumbuhan pendapatan terutama ditopang oleh bisnis logistik yang mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 80,2% menjadi US$27 juta. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan ekspansi bisnis logistik maritim dan darat. Sementara itu, pendapatan dari segmen energi meningkat 5,4% menjadi US$51,8 juta. Namun, pertumbuhan pendapatan belum sepenuhnya tercermin pada laba bersih karena kenaikan sejumlah beban perseroan.

Beban pokok pendapatan meningkat menjadi US$62,51 juta dari sebelumnya US$47,77 juta. Beban umum dan administrasi juga naik menjadi US$11,84 juta dari US$5,77 juta. Selain itu, beban keuangan meningkat menjadi US$22,59 juta dari US$13,62 juta pada semester I 2025.

Aset Naik, Liabilitas Ikut Meningkat

Dari sisi neraca, total aset CDIA hingga akhir Juni 2026 mencapai US$1,93 miliar, meningkat dari US$1,74 miliar pada akhir 2025. Namun, peningkatan aset juga diikuti kenaikan liabilitas. Total liabilitas tercatat sebesar US$826,28 juta, naik dari US$607,90 juta. Sementara itu, total ekuitas turun menjadi US$1,11 miliar dari US$1,14 miliar. Posisi kas dan setara kas juga menurun menjadi US$420,33 juta dibandingkan US$470,15 juta pada akhir 2025.

Arus Kas Operasi Berbalik Negatif

Tekanan juga terlihat dari arus kas perseroan. Arus kas dari aktivitas operasi pada semester I 2026 tercatat negatif US$11,43 juta, berbalik dari posisi positif US$18,89 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Di sisi investasi, kas yang digunakan meningkat menjadi US$209,26 juta dari US$86,09 juta. Penggunaan dana tersebut antara lain berkaitan dengan belanja modal, akuisisi entitas anak dan asosiasi, serta pemberian pinjaman kepada pihak berelasi.

Dengan pembagian dividen interim US$10 juta, investor tidak hanya perlu memperhatikan besaran dividen dan tanggal cum dividen, tetapi juga perkembangan laba, arus kas, serta kebutuhan pendanaan perseroan seiring ekspansi bisnis CDIA.

 

You Might Also Like

Revisi RKAB 3 Anak Usaha BYAN Disetujui, Dapat Tambahan 15-20 Juta Ton

Haji Isam Siap Caplok 30% Saham BYAN

BBRI Tuntaskan Buyback, Serap Dana Rp 90.37 Miliar

Presdir Terseret OTT KPK, Bagaimana Nasib Saham SMRA?

BYAN Nyatakan Force Majeure di Tengah Isu Masuknya Haji Isam

TAGGED: dividen CDIA, saham CDIA
Aurelia September 23, 2026 September 23, 2026
Previous Article Optimisme Perundingan AS-Iran, Harga Minyak Turun di Bawah US$100
Next Article AS-Iran Berdialog di New York, Trump Sebut Berjalan Baik
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?