IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Bisnis

SOFA Incar Proyek Waste to Energy Danantara

By Aurelia 8 months ago Bisnis
Image source: AP/ ugm.ac.id
SHARE

[Medan | 5 Januari 2026] PT Boston Furniture Industries Tbk (SOFA) resmi memperluas lini bisnis ke sektor energi terbarukan. Langkah ini terungkap dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 2 Januari 2026, seiring strategi pasca pengambilalihan oleh pemegang saham pengendali.

Direktur SOFA Ezra Mohammed Dhanaguna menyampaikan bahwa PT Pratama Satya Prima, anak usaha SOFA, telah memperoleh persetujuan pemegang saham melalui keputusan sirkuler untuk mengembangkan usaha di bidang energi terbarukan. Sejalan dengan rencana tersebut, Pratama Satya Prima resmi berganti nama menjadi PT Parivarta Energi Nusantara.

Perubahan Struktur dan Penguatan Permodalan
Selain perubahan nama, Parivarta Energi Nusantara juga memindahkan domisili dari kawasan industri di Tangerang ke Sequis Center, Jakarta Selatan. Manajemen menyebut relokasi ini dilakukan untuk mendukung fleksibilitas operasional dan pengembangan bisnis ke depan.

SOFA juga akan meningkatkan modal ditempatkan dan disetor Parivarta Energi Nusantara. Seluruh peningkatan modal tersebut akan diambil oleh PT Sebelas Bersaudara Sinergi, yang sekaligus menjadi pemegang saham baru Parivarta. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari kajian keekonomian proyek energi yang telah dilakukan bersama mitra lokal tersebut.

Bentuk Konsorsium, Bidik Proyek Danantara
Menindaklanjuti kajian tersebut, Parivarta Energi Nusantara membentuk konsorsium melalui Amendment and Restatement of Collaboration Agreement tertanggal 31 Desember 2025. Konsorsium ini terdiri dari:
– Hunan Construction Engineering Group Co
– Kintan Usahasama Sdn. Bhd
– Parivarta Energi Nusantara

Konsorsium dibentuk khusus untuk mengikuti tender proyek Waste-to-Energy (WTE) yang diselenggarakan oleh PT Danantara Investment Management. Manajemen menyatakan Parivarta saat ini tengah berada dalam proses untuk memperoleh hasil tender proyek tersebut.

Susunan Manajemen Parivarta Energi Nusantara
Seiring perubahan strategi, SOFA juga menetapkan susunan direksi dan dewan komisaris Parivarta Energi Nusantara. Direktur Utama dijabat oleh Marwah Khodijah, dengan Ezra Mohammed Dhanaguna dan Romario Beckenbauer Yap sebagai direktur. Sementara posisi Komisaris Utama dipegang oleh Denny Rizal, didampingi Rhazie Fathoni Ertra sebagai komisaris. Saat ini, keputusan sirkuler pemegang saham masih menunggu pengesahan dari Kementerian Hukum RI.

Analisis: Unlocking Value atau Risiko Eksekusi?
Ekspansi SOFA ke sektor energi terbarukan, khususnya proyek Waste-to-Energy, mencerminkan upaya diversifikasi bisnis dari sektor furnitur ke proyek infrastruktur berbasis ESG. Secara strategis, langkah ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam pengelolaan sampah dan transisi energi, serta membuka peluang kontrak jangka panjang apabila tender Danantara berhasil dimenangkan.

Namun dari sisi pasar modal, investor cenderung akan bersikap wait and see. Proyek WTE bersifat padat modal, memiliki risiko eksekusi tinggi, serta membutuhkan kepastian pendanaan dan kontrak. Dalam jangka pendek, sentimen saham SOFA berpotensi bergerak spekulatif mengikuti perkembangan tender. Kejelasan perolehan proyek, struktur pembiayaan, serta kontribusi terhadap kinerja keuangan akan menjadi katalis utama bagi re-rating valuasi saham SOFA ke depan.

 

You Might Also Like

Siap-siap, Bursa Bakal Hapus Batas Saham Gocap Mulai Akhir September

Asing Banyak Borong Saham Bank Besar, Ada Apa?

Ada Rilis Inflasi dan Neraca Dagang, IHSG Bakal Kemana?

Ada Rebalancing MSCI, Gubernur BI Baru, hingga Sinyal Hawkish dari The Fed, Apa Dampaknya Untuk IHSG?

Morgan Stanley Borong Saham GOTO di Harga Rp 23, Ada Apa?

TAGGED: Proyek WTE Danantara, saham SOFA
Aurelia January 5, 2026 January 5, 2026
Previous Article AS Tangkap Presiden Venezuela Maduro, Apa Dampaknya ke Indonesia?
Next Article AS Siap Ambil Alih Venezuela, Apa Dampaknya ke Harga Minyak Dunia?
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?