IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Aliran Dana Asing Keluar RI Tembus Rp 12,55 Triliun di Pekan Terakhir Januari 2026

By Aurelia 6 months ago Ekonomi
Image source: AP/ bloombergtechnoz.com
SHARE

[Medan | 2 Februari 2026] Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing keluar dari pasar keuangan domestik mencapai Rp 12,55 triliun sepanjang periode 26–29 Januari 2026. Tekanan terbesar berasal dari pasar saham dan surat berharga negara (SBN), seiring meningkatnya kehati-hatian investor global terhadap aset berisiko.

Contents
Tekanan di Pasar Saham dan SBNPremi Risiko Investasi MeningkatPosisi Dana Asing Sepanjang 2026Respons Bank Indonesia

Tekanan di Pasar Saham dan SBN

Berdasarkan data BI, nonresiden tercatat melakukan jual neto sebesar Rp 12,40 triliun di pasar saham. Selain itu, arus keluar juga terjadi di pasar SBN dengan nilai mencapai Rp 2,77 triliun.

Di sisi lain, instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) masih mencatat aliran dana masuk, dengan nonresiden melakukan beli neto sebesar Rp 2,61 triliun.

Premi Risiko Investasi Meningkat

Keluarnya dana asing tersebut turut mendorong kenaikan premi risiko investasi Indonesia. Hal ini tercermin pada pergerakan credit default swap (CDS) Indonesia tenor lima tahun yang meningkat menjadi 75,31 basis poin per 29 Januari 2026, dari posisi 73,05 basis poin pada 23 Januari 2026.

Kenaikan CDS menunjukkan persepsi risiko investor terhadap aset Indonesia yang cenderung meningkat dalam jangka pendek, seiring volatilitas pasar keuangan global dan domestik.

Posisi Dana Asing Sepanjang 2026

Secara kumulatif sepanjang tahun berjalan hingga 29 Januari 2026, aliran dana asing masih mencatatkan beli neto di beberapa instrumen. Nonresiden tercatat beli neto Rp 4,84 triliun di pasar saham dan Rp 6,18 triliun di SRBI. Sementara itu, pasar SBN masih mengalami jual neto sebesar Rp 100 miliar.

Respons Bank Indonesia

Bank Indonesia menyatakan akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait. Selain itu, strategi bauran kebijakan tetap dioptimalkan guna menjaga stabilitas pasar keuangan dan mendukung ketahanan eksternal perekonomian nasional.

 

You Might Also Like

Prabowo Beri Kode Destry Damayanti Jadi Calon Gubernur BI

BOJ Diproyeksikan Tahan Suku Bunga di Rapat Juli 2026

MK Perintahkan Anggaran MBG Harus Dipisah dari Anggaran Pendidikan

AS Rilis Sejumlah Data Ekonomi Tadi Malam, Apa Hasil dan Dampaknya?

S&P Peringatkan Risiko Pengunduran Diri Gubernur BI Terhadap Kebijakan Moneter RI

TAGGED: aliran dana asing, dana asing keluar RI
Aurelia February 2, 2026 February 2, 2026
Previous Article Harga Emas Dibanting Terus, Ada Apa?
Next Article Ancaman MSCI, Menjadi Kerugian Bagi Market Indonesia
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?