IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Cadangan Devisa Indonesia Oktober 2026 Naik ke US$ 146,8 Miliar

By Aurelia 2 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ market.bisnis.com 
SHARE

[Medan | 6 November 2026] Cadangan devisa Indonesia mencapai US$146,8 miliar pada akhir Oktober 2026, meningkat US$500 juta dibandingkan posisi akhir September 2026 sebesar US$146,3 miliar. Kenaikan tersebut terutama ditopang oleh penarikan pinjaman luar negeri pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa, dilansir dari Investor Daily, Jumat (6/11/2026).

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Ramdan Denny Prakoso menjelaskan, perkembangan cadangan devisa juga dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah yang telah jatuh tempo serta kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian pasar keuangan global.

“Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2026 tetap terjaga sebesar 146,8 miliar dolar AS, relatif stabil dibandingkan dengan posisi pada akhir September 2026 sebesar 146,3 miliar dolar AS,” kata Ramdan dalam keterangan resminya.

Mampu Membiayai 5,3 Bulan Impor

Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 5,3 bulan impor. Jika memperhitungkan pembayaran utang luar negeri pemerintah, jumlahnya mampu membiayai kebutuhan selama 5,2 bulan.

Bank Indonesia menyebut tingkat kecukupan tersebut berada di atas standar internasional yang umumnya berada di kisaran tiga bulan impor. Kondisi ini dinilai dapat menopang ketahanan sektor eksternal sekaligus menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan nasional.

BI Optimistis Ketahanan Eksternal Tetap Terjaga

Ke depan, BI memperkirakan ketahanan sektor eksternal Indonesia masih akan terjaga. Kecukupan cadangan devisa serta potensi masuknya aliran modal asing menjadi sejumlah faktor pendukung. BI juga menilai persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang masih menarik berpotensi mendukung aliran modal asing ke Indonesia.

Untuk menjaga stabilitas ekonomi, BI terus memperkuat sinergi dengan pemerintah. Kerja sama tersebut diarahkan untuk mempertahankan ketahanan eksternal dan stabilitas perekonomian guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

 

 

You Might Also Like

Ekonom Sebut Kasus Penyadapan Beresiko Kerek Premi Resiko Investasi Indonesia

Harga Minyak Kembali Naik Lagi Dekati US$ 100 per Barel

AS-Iran Balik Negosiasi, Harga Minyak Turun

Jaga Daya Beli, Pemerintah Siapkan Diskon Nataru dan Bansos Rp 30T

Pemilu Sela AS 2026, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?

Aurelia November 6, 2026 November 6, 2026
Previous Article AS-Iran Balik Negosiasi, Harga Minyak Turun
Next Article Harga Minyak Kembali Naik Lagi Dekati US$ 100 per Barel
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?