IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Jaga Daya Beli, Pemerintah Siapkan Diskon Nataru dan Bansos Rp 30T

By Aurelia 4 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ investor.id
SHARE

[Medan | 3 November 2026] Pemerintah menyiapkan bantuan sosial (bansos) senilai sekitar Rp30 triliun serta program diskon Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk menjaga daya beli masyarakat dan menopang pertumbuhan ekonomi pada akhir 2026. Langkah ini ditempuh di tengah inflasi Oktober yang masih berada di atas 3% secara tahunan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan hal tersebut setelah mengikuti rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/11/2026). Menurutnya, pemerintah akan mengoptimalkan berbagai program untuk menjaga konsumsi domestik, sekaligus mendorong kinerja ekspor dan impor pada semester II-2026.

“Tentu kita tetap mendorong sektor ekspor-impor. Kemudian daya beli dalam negeri dengan ada program Nataru, ada spesial diskon di sana, dan juga ada program-program bantuan sosial yang senilai dengan angka sekitar Rp30 triliun. Jadi kita gelontorkan bantuan agar daya tahan bisa terjaga,” kata Airlangga, dikutip Selasa (3/11/2026).

Inflasi Oktober 2026 Tercatat 3,23%

Kebijakan tersebut disampaikan setelah Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi Oktober 2026 sebesar 3,23% secara tahunan (year-on-year/yoy). Angka ini mendekati batas atas sasaran inflasi Bank Indonesia (BI) dan pemerintah, yakni 3,5%. Meski demikian, realisasi tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan inflasi September 2026 yang mencapai 3,28% yoy. Angkanya juga berada di bawah perkiraan konsensus pasar sebesar 3,25%.

BPS mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) meningkat dari 109,04 pada Oktober 2025 menjadi 112,56 pada Oktober 2026. Secara bulanan, inflasi Oktober tercatat sebesar 0,22%, sedangkan inflasi tahun kalender (year-to-date/ytd) mencapai 2,4%. Adapun sasaran inflasi pemerintah dan BI berada pada kisaran 2,5% plus minus 1%, atau 1,5%–3,5%.

Bantuan Beras Diharapkan Redam Tekanan Harga Pangan

Airlangga menilai perkembangan inflasi masih berada dalam rentang sasaran yang ditetapkan. Pemerintah juga mengandalkan penyaluran bantuan pangan untuk membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok.

Salah satu program yang disiapkan adalah penyaluran bantuan beras sebanyak 30 kilogram per keluarga. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga sekaligus mengurangi tekanan pengeluaran masyarakat.

Konsumsi Domestik Jadi Perhatian pada Akhir Tahun

Program bansos dan diskon Nataru menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga konsumsi rumah tangga menjelang akhir tahun. Periode Natal dan Tahun Baru biasanya diikuti peningkatan aktivitas perjalanan, perdagangan, serta belanja masyarakat.

Dari sisi ekonomi, bantuan sosial diharapkan membantu mempertahankan kemampuan belanja kelompok penerima, sementara program diskon dapat mendorong aktivitas konsumsi yang lebih luas.

Namun, efektivitas kebijakan tersebut akan bergantung pada ketepatan waktu penyaluran bantuan, pelaksanaan program diskon, serta perkembangan harga kebutuhan pokok. Dengan inflasi Oktober yang masih berada di kisaran 3,23% yoy, stabilitas harga dan daya beli masyarakat tetap menjadi perhatian pemerintah menjelang akhir 2026.

You Might Also Like

AS-Iran Balik Negosiasi, Harga Minyak Turun

Pemilu Sela AS 2026, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?

Inflasi PCE AS Naik dan PDB Kuat, The Fed Bakalan Higher for Longer?

Gubernur ECB Lagarde Bakal Mundur 7 Februari 2027, Ada Apa?

Hashim Sebut Rupiah Berpotensi ke Rp 22.000/US$, Ini Tanggapan Gubernur BI!

Aurelia November 3, 2026 November 3, 2026
Previous Article Pemilu Sela AS 2026, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?
Next Article AS-Iran Balik Negosiasi, Harga Minyak Turun
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?