IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Inflasi Agustus 2026 Rilis Besok, Diproyeksi Kembali Naik

By Aurelia 2 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ mabur.co
SHARE

[Medan | 31 Agustus 2026] Inflasi Indonesia pada Agustus 2026 diperkirakan kembali meningkat seiring kenaikan harga sejumlah bahan pokok dan komoditas emas. Tekanan inflasi juga berpotensi berlanjut apabila harga minyak tetap tinggi dan kondisi cuaca terganggu akibat fenomena El Nino.

Inflasi Diproyeksi 3,31%

Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk (BCA) David Sumual memperkirakan inflasi Agustus 2026 mencapai 3,31% secara tahunan (year on year/YoY). Sementara secara bulanan, inflasi diproyeksikan mencapai 0,33% month to month (mtm). Proyeksi tersebut lebih tinggi dibandingkan realisasi Juli 2026 yang mencatatkan inflasi sebesar 2,88% YoY dan deflasi 0,14% secara bulanan. Sementara itu, inflasi inti diperkirakan mencapai 2,98% YoY atau meningkat 0,27% sepanjang Agustus. Angka tersebut juga lebih tinggi dibandingkan realisasi inflasi inti Juli sebesar 2,76% YoY.

Harga Pangan Jadi Pendorong

Menurut David, kenaikan inflasi terutama berasal dari meningkatnya harga sejumlah bahan pokok. Komoditas pangan seperti daging ayam dan cabai menjadi salah satu sumber tekanan harga sepanjang Agustus. “Inflasi didorong oleh kenaikan harga bahan pokok, terutama daging ayam dan cabai,” ujar David kepada Kontan, Minggu (30/8/2026).

Selain pangan, tekanan juga berasal dari kelompok inflasi inti. Kenaikan harga terjadi pada sejumlah kelompok produk, dengan harga emas kembali menjadi salah satu faktor yang memberikan kontribusi terhadap inflasi.

Risiko Inflasi Masih Membayangi

Ke depan, tekanan inflasi masih perlu diwaspadai. Salah satu risikonya berasal dari harga minyak yang tetap tinggi. Kenaikan harga energi dapat meningkatkan biaya produksi dan distribusi di berbagai sektor, sehingga berpotensi diteruskan kepada konsumen. Risiko lainnya berasal dari kondisi cuaca. Fenomena El Nino yang memicu kekeringan dapat mengganggu produksi sejumlah komoditas pangan. Jika pasokan terganggu sementara permintaan tetap tinggi, harga pangan berpotensi kembali mengalami kenaikan.

Apa Artinya Bagi BI?

Kenaikan inflasi Agustus menjadi salah satu data penting yang akan diperhatikan Bank Indonesia (BI) dalam menentukan arah kebijakan moneter ke depan. Inflasi yang masih terkendali namun menunjukkan tren peningkatan dapat membuat ruang pelonggaran suku bunga menjadi lebih terbatas.

Bagi pasar obligasi, inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan berpotensi menjadi sentimen negatif karena dapat meningkatkan ekspektasi bahwa BI akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi dalam waktu lebih lama. Sebaliknya, apabila realisasi inflasi berada di bawah proyeksi dan tekanan harga mulai mereda, ruang bagi kebijakan yang lebih akomodatif dapat kembali terbuka.

Dengan demikian, rilis inflasi Agustus pada Selasa (1/9/2026) akan menjadi salah satu data penting bagi investor untuk membaca arah kebijakan BI di bawah kepemimpinan Gubernur BI baru, Destry Damayanti.

 

You Might Also Like

Aturan DHE SDA Dilonggarkan, Berlaku Mulai 1 September

Kevin Warsh Beri Sinyal Hawkish, Peluang Kenaikan Suku Bunga AS Tembus 50%!

AS Serang Pulau Larak Iran, Harga Minyak Naik Lagi

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan Desember 2026

Aksi Demonstrasi, Obligasi Indonesia Terkena Tekanan Jual

TAGGED: Inflasi, inflasi Agustus 2026, neraca dagang
Aurelia August 31, 2026 August 31, 2026
Previous Article Ada Rebalancing MSCI, Gubernur BI Baru, hingga Sinyal Hawkish dari The Fed, Apa Dampaknya Untuk IHSG?
Next Article AS Serang Pulau Larak Iran, Harga Minyak Naik Lagi
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?