[Medan | 27 April 2026] Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan evaluasi berkala terhadap indeks utama, dengan perubahan komposisi yang akan mulai berlaku pada hari bursa pertama Mei 2026. Penyesuaian ini mencerminkan dinamika likuiditas dan kapitalisasi pasar terbaru.
- IDX30
Masuk: ADMR
Keluar: ISAT - LQ45
Masuk: CUAN, DEWA, ESSA, HRTA, WIFI
Keluar: BREN, CTRA, DSSA, HEAL, NCKL - IDX80
Masuk: BKSL, CBDK, DEWA, GGRM, TPIA
Keluar: BREN, BTPS, DSSA, MTEL, NCKL
Perubahan Indeks Lainnya
- BISNIS-27
Masuk: AKRA, BRMS, CPIN, DEWA, ICBP, MBMA, PGAS, TAPG
Keluar: ADMR, BRPT, DSNG, HEAL, INDF, MYOR, NCKL, PGEO - MNC36
Masuk: BUMI, CPIN, PTBA, SILO
Keluar: BRPT, CTRA, HEAL, PGAS - SMinfra18
Masuk: ELSA, MIKA, WIFI
Keluar: EXCL, MTEL, PTPP - IDXESGL
Masuk: BRPT, INCO, KPIG, TPIA
Keluar: AKRA, AVIA, MTEL, PGAS - KOMPAS100
Tidak ada perubahan
Highlight Perubahan Penting
Rotasi kali ini menunjukkan beberapa saham mengalami peningkatan likuiditas signifikan. DEWA menjadi standout karena masuk ke tiga indeks sekaligus (LQ45, IDX80, BISNIS-27). CPIN juga masuk ke dua indeks (BISNIS-27 dan MNC36), mencerminkan penguatan kapitalisasi dan aktivitas transaksi.
Sebaliknya, saham seperti NCKL dan HEAL keluar dari beberapa indeks utama, menandakan penurunan relatif dari sisi likuiditas maupun kriteria seleksi.
Dampak ke Pasar
Perubahan komposisi indeks biasanya berdampak langsung ke pergerakan harga dalam jangka pendek. Saham yang masuk cenderung mendapat aliran dana (inflow) dari fund berbasis indeks, sementara saham yang keluar berpotensi mengalami tekanan jual.

