IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Menguat, Rupiah Mulai Tinggalkan Level Rp 18.000

By Aurelia 3 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ money.kompas.com
SHARE

[Medan | 17 Juli 2026] Nilai tukar rupiah kembali mencatat penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (16/7/2026). Rupiah ditutup menguat 82 poin atau 0,45% ke level Rp17.986 per dolar AS, setelah sehari sebelumnya berada di Rp18.068 per dolar AS. Penguatan ini sekaligus membawa rupiah kembali bergerak di bawah level psikologis Rp18.000 per dolar AS.

Kombinasi Sentimen Domestik dan Global

Penguatan rupiah didorong oleh kombinasi sentimen positif dari dalam maupun luar negeri. Dari domestik, pasar merespons positif penegasan Bank Indonesia mengenai independensi kebijakan moneternya setelah lembaga pemeringkat S&P Global Ratings kembali mempertahankan sovereign rating Indonesia. Isu independensi bank sentral sebelumnya sempat menjadi perhatian Moody’s dan Fitch dalam penilaian mereka terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Sementara itu dari eksternal, dolar AS melemah setelah data Producer Price Index (PPI) Amerika Serikat secara tak terduga turun 0,3% secara bulanan pada Juni. Data tersebut memperkuat sinyal bahwa tekanan inflasi di tingkat produsen mulai mereda, melanjutkan tren perlambatan inflasi konsumen yang dirilis sehari sebelumnya.

Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed Berkurang

Melandainya inflasi produsen memperkuat keyakinan pasar bahwa Federal Reserve tidak memiliki urgensi untuk kembali menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Ekspektasi tersebut mendorong pelemahan dolar AS secara global, sehingga memberikan ruang bagi mata uang emerging markets, termasuk rupiah, untuk menguat.

Meski demikian, Gubernur The Fed Kevin Warsh tetap menegaskan bahwa bank sentral AS masih berkomitmen membawa inflasi kembali ke target 2%. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa The Fed masih akan bergantung pada perkembangan data ekonomi berikutnya sebelum mengubah arah kebijakan moneternya.

Harga Minyak Masih Menjadi Risiko

Di sisi lain, pasar tetap dibayangi oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah konflik antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Harga minyak mentah dunia tercatat naik untuk hari keempat berturut-turut. Kenaikan harga energi tersebut berpotensi kembali mendorong inflasi global apabila berlangsung dalam periode yang lebih panjang. Bagi The Fed, kondisi ini menjadi dilema. Di satu sisi tekanan inflasi mulai mereda, namun di sisi lain lonjakan harga minyak berisiko memicu kembali kenaikan harga pada beberapa bulan mendatang sehingga ruang pelonggaran kebijakan moneter masih relatif terbatas.

Dampak ke Pasar Indonesia

Bagi pasar domestik, penguatan rupiah menjadi sentimen positif karena dapat membantu menekan imported inflation serta menjaga stabilitas pasar keuangan. Namun, arah rupiah ke depan masih akan sangat dipengaruhi oleh dua faktor utama, yakni perkembangan ekspektasi suku bunga The Fed dan dinamika harga minyak dunia. Selama konflik Timur Tengah masih berlangsung, volatilitas nilai tukar diperkirakan tetap tinggi meskipun fundamental domestik masih relatif solid.

 

 

You Might Also Like

Penjualan Ritel AS Naik Tipis di Juni 2026

Klaim Pengangguran AS Turun, Pasar Tenaga Kerja Tetap Kuat

RI-Swiss Teken Kerjasama Hilirisasi Logam dan Mineral hingga Transfer Teknologi

Pemerintah Mau Tawarkan Pajak 0% hingga 50 Tahun di PFII

Ekonomi China Tumbuh 4,3% di Q2-2026, Terendah Dalam 3 Tahun

TAGGED: Rupiah, rupiah 18.000, Rupiah menguat
Aurelia July 17, 2026 July 17, 2026
Previous Article Ekonomi China Tumbuh 4,3% di Q2-2026, Terendah Dalam 3 Tahun
Next Article Pemerintah Mau Tawarkan Pajak 0% hingga 50 Tahun di PFII
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?