IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Bisnis

PT Vale Indonesia (INCO) Mulai Pembangunan Proyek Smelter Bahodopi Dan Ditargetkan Rampung Pada Tahun 2025

By Aurelia 3 years ago Bisnis
SHARE

Pada hari Jumat (10/2/2023), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan proyek pertambangan dan pengolahan nikel rendah karbon terintegrasi PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dan PT Bahodopi Nickel Smelting Indonesia (BNSI).

Wilayah pertambangan berada di Kecamatan Bungku Timur dan Bahodopi, sedangkan fasilitas pengolahan berada di Desa Sembalagi di Kecamatan Bungku Pesisir. Kapasitas produksi tahunan proyek tersebut adalah 73 ribu ton, dan seluruh alokasi biaya investasinya mencapai Rp 37,5 triliun. Airlangga juga memperkirakan proyek ini akan selesai dalam 2,5 tahun ke depan. 

Proyek smelter nikel yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional tersebut menggunakan teknologi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF), dan juga didukung sumber listrik yang berasal dari gas alam. Hal itu akan mengurangi emisi karbon dari keseluruhan operasi proyek dengan target hingga 33% pada 2030.

Proyek ini, menurut Airlangga, diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi di seluruh Pulau Sulawesi, khususnya di Provinsi Sulawesi Tengah. Keberadaan proyek ini juga membantu menyerap sekitar 12 ribu hingga 15 ribu tenaga kerja saat masa konstruksi dan sekitar 3 ribu tenaga kerja saat operasional. Airlangga juga mengharapkan kegiatan ini akan memberikan multiplier effect sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya dan masyarakat dapat menjadi anggota ekosistem pengembangan industri Morowali. 

Pada kesempatan yang sama, dilakukan juga groundbreaking Pelabuhan Bahomotefe, yang ke depannya jika sudah beroperasi akan bisa mendukung konektivitas antar wilayah sehingga mampu mengakselerasi rantai logistik bahan tambang yang sudah diberikan nilai tambah hilirisasi.

 

You Might Also Like

Diversifikasi, DEWA Dirikan Tiga Anak Usaha Baru

BREN Dikabarkan Bakal Akuisisi Perusahaan EBT di Filipina

IHSG Tiba-tiba Terbang Hampir 2% Jelang Closing, Ada Apa?

ARTO dan BFIN Dikabarkan Bakal Merger, Kapitalisasi Pasar Berpotensi Tembus Rp 25 T

Saham RANS Listing Perdana Hari Ini, Siap-siap ARA?

TAGGED: INCO, proyek, Smelter
Aurelia February 13, 2023 February 13, 2023
Previous Article Tahun Ini, PT Waskita Karya (WSKT) Targetkan Kontrak Baru Sebesar Rp 26 Triliun
Next Article Menanggapi Sanksi Barat, Rusia Bakal Pangkas Produksi Minyak
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?