IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Ada Sinyal Perang Rusia-Ukraina Berakhir, Rupiah Menguat

By Aurelia 2 years ago Ekonomi
Image source: AP/ tirto.id
SHARE

[Medan | 14 Februari 2025] Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat 15 poin ke level Rp16.361 per dolar AS pada perdagangan Kamis (13/2/2025). Penguatan ini didorong oleh meningkatnya optimisme di pasar Asia, seiring dengan membesarnya peluang berakhirnya perang Ukraina yang telah berlangsung sejak 2022.

Presiden AS, Donald Trump, mengungkapkan bahwa baik Presiden Rusia, Vladimir Putin, maupun Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, telah menyatakan keinginan mereka untuk berdamai dalam percakapan telepon terpisah dengannya pada Rabu malam (12/2/2025).

Berakhirnya konflik ini diperkirakan dapat menekan harga komoditas energi, terutama minyak dan gas. Selama ini, perang Rusia-Ukraina telah memicu lonjakan harga energi global, yang berdampak pada neraca perdagangan Indonesia sebagai negara pengimpor minyak. Jika harga energi turun, beban impor Indonesia berkurang, membantu mengendalikan defisit transaksi berjalan dan menjaga stabilitas Rupiah.

Selain itu, meredanya ketegangan geopolitik berpotensi menarik kembali arus modal asing ke pasar keuangan Indonesia. Investor global umumnya mencari imbal hasil lebih tinggi di negara berkembang ketika risiko global menurun. Aliran dana asing ke pasar saham dan obligasi dapat meningkatkan permintaan terhadap Rupiah, menopang penguatannya terhadap dolar AS.

 

You Might Also Like

Insentif Motor Listrik Turun Jadi Rp 3 juta Per Unit

Menko Airlangga Targetkan 360 Ton Emas WNI Masuk Bank Emas

Yield Obligasi AS Kembali Naik, Buyback Gagal Tahan Kenaikan Yield

AS Ancam Sanksi Ekonomi Untuk Iran, Harga Minyak Naik Lagi

Harga Emas Naik 4% Tembus US$4.500, Ada Apa?

TAGGED: kurs Rupiah, perang rusia-ukraina, Rupiah, rupiah hari ini
Aurelia February 13, 2025 February 14, 2025
Previous Article Vonis Berubah! Pengadilan Beri Keputusan Mengejutkan untuk Harvey Moeis
Next Article Laba Turun 29,83% di 2024, Saham UNVR Kok Malah Naik?
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?