IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Inflasi Tahunan Maret 2024 Tembus 3,05%, Siapa Biang Keroknya?

By Aurelia 2 years ago Ekonomi
Image source: AP/ liputan6.com
SHARE

[Medan | 2 April 2024] Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan bahwa inflasi pada Maret 2024 sebesar 0,52% secara bulanan month on month (MoM), atau lebih tinggi bila dibandingkan dengan inflasi pada Februari 2024 yang sebesar 0,37% MoM. Sementara itu, secara tahunan terjadi inflasi 3,05% atau year on year (YoY).

Inflasi pada Maret 2024 ini pun utamanya dipicu oleh kenaikan harga dalam kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau. Kelompok tersebut mencatatkan inflasi sebesar 1,42% MoM pada Februari 2024, dengan andil inflasi sebesar 0,41%. Sementara komoditas utama penyumbang inflasi adalah telur ayam ras dengan andil 0,09%, daging ayam ras dengan andil 0,09%, beras dengan andil inflasi 0,09%, serta cabai rawit dengan andil inflasi sebesar 0,02%, serta bawang putih dengan andil inflasi 0,02%.

Kemudian, pada kelompok makanan, minuman dan tembakau juga terdapat beberapa komoditas yang menyumbang andil deflasi, diantaranya, cabai merah dan tomat dengan andil deflasi masing-masing sebesar 0,2%. Lebih lanjut, dari 38 provinsi, sebanyak 34 provinsi mengalami inflasi. Sementara, empat sisanya deflasi.

Adapun provinsi dengan inflasi tertinggi adalah Sulawesi Utara yakni 1,07% secara bulanan. Disusul Papua Tengah 1,01%, Banten 0,98%, Bali 0,93%, dan NTB 0,87%. Sedangkan empat provinsi penyumbang deflasi adalah NTT minus 0,14% secara bulanan. Lalu, Papua Selatan minus 0,17%, Papua minus 0,19%, dan Maluku minus 0,46%.

You Might Also Like

Insentif Motor Listrik Turun Jadi Rp 3 juta Per Unit

Menko Airlangga Targetkan 360 Ton Emas WNI Masuk Bank Emas

Yield Obligasi AS Kembali Naik, Buyback Gagal Tahan Kenaikan Yield

AS Ancam Sanksi Ekonomi Untuk Iran, Harga Minyak Naik Lagi

Harga Emas Naik 4% Tembus US$4.500, Ada Apa?

TAGGED: inflasi Indonesia, inflasi Maret 2024, inflasi RI, inflasi tahunan
Aurelia April 1, 2024 April 2, 2024
Previous Article EMTK Bukukan Rugi Bersih Rp 140 Miliar pada Tahun 2023, Apa Penyebabnya?
Next Article Laba Bersih BRPT Naik Drastis di 2023, Apa Pendorongnya?
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?