IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Prabowo Beri Kode Destry Damayanti Jadi Calon Gubernur BI

By Aurelia 1 hour ago Ekonomi
Image source: AP/ swa.co.id
SHARE

[Medan | 31 Juli 2026] Presiden Prabowo Subianto memberi sinyal kuat bahwa Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, berpeluang menjadi calon Gubernur Bank Indonesia (BI) menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri acara penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

Dalam sambutannya, Prabowo sempat mengoreksi penyebutan jabatan Destry yang sebelumnya disebut masih sebagai Deputi Gubernur Senior BI. Presiden menegaskan bahwa saat ini Destry telah menjabat sebagai Pejabat Gubernur Sementara (PGS) Bank Indonesia sesuai mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Bank Indonesia.

Prabowo kemudian melontarkan candaan yang dinilai sebagai sinyal politik mengenai peluang Destry menjadi gubernur definitif. “Ibu Destry sekarang adalah Pejabat Gubernur Sementara. Kayaknya gimana? Oke? Terserah DPR nanti ya kira-kira.”

Sesuai ketentuan Undang-Undang Bank Indonesia, setelah gubernur mengundurkan diri sebelum masa jabatannya berakhir, jabatan tersebut diisi sementara oleh Deputi Gubernur Senior. Selanjutnya, Presiden mengajukan calon Gubernur BI kepada DPR untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Dalam beberapa periode terakhir, Presiden umumnya hanya mengusulkan satu nama kepada DPR.

Kredibilitas Jadi Faktor Utama

Ekonom Core Indonesia Dipo Satria Ramli menilai sosok Gubernur BI tidak hanya harus memiliki pengalaman teknis, tetapi juga keberanian serta integritas dalam menjalankan kebijakan moneter. Menurutnya, kemampuan menyampaikan kondisi ekonomi secara objektif menjadi sangat penting, terutama ketika rupiah berada di bawah tekanan.

Sementara itu, Guru Besar Universitas Airlangga Rahma Gafni menyebut terdapat beberapa figur yang dinilai layak memimpin Bank Indonesia, yakni Destry Damayanti, Muliaman Hadad, dan Aida S. Budiman. Ketiganya dinilai memiliki pengalaman panjang di sektor moneter dan keuangan serta kredibilitas yang cukup baik di mata pelaku pasar.

Di sisi lain, Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan INDEF M. Rizal Taufikurahman menegaskan bahwa calon Gubernur BI ideal harus memenuhi empat kriteria utama, yaitu memiliki rekam jejak teknokratik yang kuat, memahami operasi moneter secara mendalam, mampu menjaga independensi dari kepentingan politik, serta memperoleh kepercayaan pasar.

Menurutnya, koordinasi antara pemerintah dan Bank Indonesia memang penting, tetapi independensi bank sentral tetap harus dijaga agar kebijakan moneter tetap berorientasi pada stabilitas harga, nilai tukar, dan sistem keuangan.

Dampak ke Pasar

Kode yang diberikan Presiden terhadap Destry Damayanti berpotensi mengurangi ketidakpastian yang sempat muncul setelah pengunduran diri Perry Warjiyo. Sebagai Deputi Gubernur Senior BI yang telah lama terlibat dalam penyusunan kebijakan moneter, Destry dipandang sebagai figur yang mampu menjaga kesinambungan kebijakan Bank Indonesia.

Bagi rupiah, peluang penguatan terbuka apabila pasar menilai proses transisi kepemimpinan berlangsung mulus dan independensi BI tetap terjaga. Berkurangnya ketidakpastian juga dapat membantu menurunkan volatilitas nilai tukar dalam jangka pendek.

Di pasar obligasi, prospek kesinambungan kebijakan moneter berpotensi meningkatkan kepercayaan investor terhadap Surat Berharga Negara (SBN). Kondisi tersebut dapat mendorong permintaan obligasi dan membantu menekan imbal hasil (yield), khususnya apabila arus dana asing kembali masuk.

Sementara itu, bagi IHSG, kepastian arah kepemimpinan Bank Indonesia menjadi sentimen positif karena mengurangi risiko kebijakan (policy risk). Saham sektor perbankan dan keuangan berpotensi menjadi pihak yang paling diuntungkan apabila pasar menilai koordinasi antara kebijakan moneter dan stabilitas sistem keuangan tetap berjalan baik.

Meski begitu, perhatian investor selanjutnya akan tertuju pada proses fit and proper test di DPR. Selain nama yang dipilih, pasar juga akan mencermati komitmen calon Gubernur BI dalam menjaga independensi bank sentral, mengendalikan inflasi, serta menstabilkan nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian ekonomi global.

 

You Might Also Like

BOJ Diproyeksikan Tahan Suku Bunga di Rapat Juli 2026

MK Perintahkan Anggaran MBG Harus Dipisah dari Anggaran Pendidikan

AS Rilis Sejumlah Data Ekonomi Tadi Malam, Apa Hasil dan Dampaknya?

S&P Peringatkan Risiko Pengunduran Diri Gubernur BI Terhadap Kebijakan Moneter RI

Trump Ancam Gempur Iran, Harga Minyak Kembali Tembus US$ 90 per Barel

TAGGED: Desty Damayanti, Gubernur BI
Aurelia July 31, 2026 July 31, 2026
Previous Article BOJ Diproyeksikan Tahan Suku Bunga di Rapat Juli 2026
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?