IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Bisnis

MSCI Segera Umumkan Review Agustus, OJK Harap Freeze Saham RI Dicabut

By Aurelia 1 hour ago Bisnis
Image source: AP/ infobanknews.com
SHARE

[Medan | 11 Agustus 2026] Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berharap MSCI mencabut status pembekuan atau freeze saham Indonesia dalam Tinjauan Indeks Agustus 2026 yang akan diumumkan pada 12 Agustus 2026. Keputusan tersebut menjadi perhatian pelaku pasar karena berpotensi memengaruhi arus dana asing dan komposisi saham Indonesia dalam indeks global yang menjadi acuan investor institusi.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi berharap MSCI mengambil keputusan secara adil seiring dengan agenda reformasi pasar modal Indonesia yang terus berjalan. Menurutnya, perkembangan transparansi dan integritas pasar modal Indonesia telah mendapatkan pengakuan dari sejumlah penyedia indeks global, termasuk MSCI dan FTSE Russell.

“Kita berharap dengan seluruh perkembangan agenda transparansi dan reformasi integritas di pasar modal, tidak dalam waktu lama, para indeks provider global dapat secara fair gitu ya, kemudian melihat kelayakan itu dan mulai tidak lagi mengenakan pembekuan atau freeze ke dalam perhitungan Indeks yang terkait dengan Indeks Indonesia, baik itu MSCI, FTSE, maupun Indeks Provider Global lainnya,” kata Hasan kepada awak media di Gedung BEI, Jakarta, Senin (10/8/2026).

MSCI Review Jadi Katalis Penting IHSG

MSCI akan mengumumkan hasil August 2026 Index Review pada 12 Agustus 2026 sekitar pukul 23.00 waktu Central European Summer Time (CEST). Pengumuman tersebut mencakup daftar saham yang masuk (addition) maupun keluar (deletion) dari sejumlah indeks global MSCI.

Perubahan komposisi indeks akan berlaku efektif setelah penutupan perdagangan pada 31 Agustus 2026. Artinya, meskipun pengumuman dilakukan pada 12 Agustus, dampak terhadap transaksi dan potensi penyesuaian portofolio investor institusi akan menjadi perhatian pasar hingga tanggal efektif tersebut.

MSCI menyatakan daftar saham yang ditambahkan dan dihapus dalam Tinjauan Indeks Agustus 2026 akan dipublikasikan melalui situs resminya setelah pukul 23.00 CEST pada 12 Agustus. Review tersebut mencakup berbagai indeks global, termasuk MSCI Global Standard Indexes, MSCI Global Small Cap Indexes, MSCI Frontier Markets Indexes, MSCI Frontier Emerging Markets Indexes, hingga sejumlah indeks regional dan negara.

OJK Berharap Saham Unggulan Tetap Bertahan

Selain berharap status freeze dicabut, OJK juga ingin saham-saham unggulan Indonesia tetap dipertahankan sebagai konstituen MSCI. Saat ini sejumlah saham dengan kapitalisasi pasar terbesar Indonesia tercatat dalam MSCI Global Standard Indexes maupun MSCI Global Small Cap Indexes.

Hasan menilai keberlanjutan posisi saham-saham tersebut penting untuk menjaga akses investor global terhadap pasar saham Indonesia. “Mudah-mudahan saham-saham terbaik kita masih dipandang layak untuk menjadi tujuan investasi para investor global melalui tetap dipertahankannya saham-saham terbaik tersebut di dalam anggota Indeks MSCI,” ujarnya.

Dalam jangka lebih panjang, OJK berharap reformasi pasar modal dapat meningkatkan jumlah saham Indonesia yang memenuhi kriteria indeks global. Dengan demikian, cakupan saham Indonesia yang dapat menjadi tujuan investasi investor institusi global berpotensi semakin luas.

Dampak ke Pasar

Bagi IHSG, hasil MSCI Review menjadi katalis yang berpotensi meningkatkan volatilitas, terutama pada saham-saham yang masuk dalam indeks dan memiliki bobot besar terhadap arus dana institusi. Jika MSCI mencabut freeze dan mempertahankan saham-saham unggulan Indonesia, sentimen pasar berpotensi positif karena keputusan tersebut dapat dipandang sebagai pengakuan terhadap perbaikan transparansi dan integritas pasar modal Indonesia.

Sebaliknya, apabila status freeze tetap dipertahankan atau terjadi pengurangan jumlah saham Indonesia dalam indeks, sentimen dapat kembali negatif. Investor global berpotensi menilai akses dan kelayakan pasar Indonesia masih menghadapi persoalan struktural, sehingga dapat membatasi potensi foreign inflow ke pasar saham domestik.

Dampaknya terhadap rupiah juga perlu diperhatikan. Apabila keputusan MSCI mendorong masuknya kembali dana asing ke saham Indonesia, permintaan terhadap rupiah berpotensi meningkat. Namun, jika hasil review mengecewakan dan memicu foreign outflow, rupiah dapat menghadapi tekanan tambahan, terutama di tengah kondisi dolar AS dan yield Treasury AS yang masih tinggi.

Untuk pasar obligasi, dampaknya cenderung lebih tidak langsung. Sentimen positif terhadap aset Indonesia dapat mendukung aliran modal portofolio secara keseluruhan dan membantu stabilitas rupiah, yang pada akhirnya menjadi faktor pendukung bagi SUN. Namun, arah yield SUN tetap akan lebih banyak ditentukan oleh kondisi global, terutama pergerakan UST dan ekspektasi kebijakan The Fed.

 

You Might Also Like

Saham GIAA Mendadak ARA, Ada Apa?

Siap-siap! Rebalancing MSCI Tinggal Hitungan Hari

FTSE Russell Segera Putuskan Status Freeze Indonesia

Bursa AS Catat ATH Baru, IHSG Siap Ikutan?

Laba Bersih TPIA Anjlok 77,5% di Semester I-2026, Apa Penyebabnya?

TAGGED: MSCI, msci agustus
Aurelia August 11, 2026 August 11, 2026
Previous Article Kesepakatan Iran-Oman Soal Hormuz Buntu, Harga Minyak Naik Lagi!
Next Article Jelang Rilis Data Inflasi AS, Bursa Asia Bakal Gerak Kemana?
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?