IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Bursa Jepang Anjlok Usai Shigeru Ishiba Terpilih Sebagai PM

By Aurelia 2 years ago Ekonomi
Image source: AP/ japantimes.co.jp
SHARE

[Medan | 1 Oktober 2024] Indeks Nikkei 225 Stock Average mengalami penurunan sebesar 4,3% pada awal perdagangan Senin (30/9/2024) di Tokyo. Penurunan ini terjadi setelah kemenangan mengejutkan Shigeru Ishiba atas Sanae Takaichi dalam pemilihan kepemimpinan partai yang berkuasa, yang mengecewakan investor yang mengharapkan adanya stimulus moneter lebih banyak dari pesaingnya.

Shigeru Ishiba, yang merupakan mantan menteri pertahanan, dijadwalkan akan dilantik sebagai perdana menteri pada Selasa (1/10). Setelah kemenangannya, Ishiba menyatakan bahwa kebijakan moneter umumnya akan tetap longgar, namun ia tidak menutup kemungkinan adanya kenaikan suku bunga lebih lanjut yang saat ini masih mendekati nol.

Bank of Japan (BOJ) mengakhiri kebijakan suku bunga negatif pada bulan Maret dan menaikkan suku bunga pinjaman jangka pendek menjadi 0,25% pada bulan Juli, menandai perubahan signifikan dari program stimulus yang telah berlangsung selama satu dekade. Gubernur BOJ, Kazuo Ueda, telah menunjukkan kesiapan untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut jika Jepang menunjukkan kemajuan dalam mencapai target inflasi 2% secara berkelanjutan, sesuai dengan proyeksi dewan.

Ishiba mengungkapkan pada bulan Agustus bahwa BOJ berada di “jalur kebijakan yang tepat” dengan mengakhiri suku bunga negatif dan mendukung normalisasi kebijakan moneter lebih lanjut. Langkah tersebut dianggap dapat meningkatkan daya saing industri. Namun, dalam sebuah wawancara bulan ini, ia menegaskan bahwa Jepang harus memprioritaskan keluar sepenuhnya dari deflasi dan memperingatkan adanya tanda-tanda kelemahan dalam konsumsi.

 

You Might Also Like

Dirilis Pekan Ini, Data Inflasi AS Juli 2026 Diproyeksikan Naik Tipis

Data NFP AS Turun Signifikan, Positif Untuk Rupiah dan Market?

Harga Minyak Kembali Dekati US$ 85 per Barel Usai Kesepakatan Iran-Oman Buntu

Catat Rekor, Jepang Jual Dolar US$ 40 Miliar Untuk Intervensi Yen

Trump Tetapkan Tarif 15% dan Batas Harga Minimum Impor Polisilikon

TAGGED: Bursa Jepang, saham Jepang, Shigeru Ishiba
Aurelia October 1, 2024 October 1, 2024
Previous Article BI Catat Rp 9,73 Triliun Modal Asing Kabur dari RI di Pekan Terakhir September 2024
Next Article Bursa Saham China Naik Tajam, Apa Pendorongnya?
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?