IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Vietnam Sebut Kesepakatan Dagang dengan AS Sudah Sangat Dekat

By Aurelia 1 day ago Ekonomi
Image source: AP/ stripes.com
SHARE

[Medan | 22 September 2026] Negosiasi perdagangan antara Vietnam dan Amerika Serikat (AS) menunjukkan perkembangan signifikan. Pemerintah Vietnam menyebut kesepakatan dagang kedua negara kini sudah mendekati tahap akhir dan berpeluang ditandatangani dalam waktu dekat.

Pernyataan tersebut disampaikan pemimpin Vietnam To Lam setelah bertemu dengan Perwakilan Dagang AS (USTR) Jamieson Greer di New York, AS, Senin (21/9/2026) waktu setempat. Pertemuan berlangsung di sela agenda Lam menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Negosiasi Memasuki Tahap Akhir

Mengutip Reuters, pemerintah Vietnam menyebut kedua pihak telah mencapai kemajuan signifikan dalam pembahasan kesepakatan perdagangan. Lam mengatakan proses negosiasi berjalan positif dan kesepakatan dapat segera ditandatangani. Dalam pertemuan tersebut, Lam meminta Washington menerapkan pendekatan yang komprehensif terhadap sejumlah isu perdagangan yang masih belum terselesaikan, termasuk persoalan yang berkaitan dengan investigasi berdasarkan Section 301.

Pemerintah Vietnam menilai kesepakatan perdagangan akan memberikan kerangka yang lebih stabil dan berjangka panjang bagi hubungan ekonomi, perdagangan, dan investasi kedua negara.

AS Jadi Pasar Ekspor Utama Vietnam

Kesepakatan dengan AS menjadi perhatian penting bagi Vietnam karena Washington merupakan pasar ekspor terbesar bagi negara tersebut. Perekonomian Vietnam sangat bergantung pada aktivitas perdagangan internasional. Karena itu, akses ke pasar AS menjadi salah satu faktor penting bagi kinerja ekspor dan pertumbuhan ekonomi Vietnam.

Lam mengatakan Vietnam telah mengambil sejumlah langkah untuk memperkuat kerja sama ekonomi dengan AS sekaligus meningkatkan pembelian barang dari negara tersebut. Langkah tersebut antara lain diarahkan untuk membantu mengurangi surplus perdagangan Vietnam terhadap AS, yang selama ini menjadi salah satu isu dalam hubungan dagang kedua negara.

AS Sebut Kesepakatan Semakin Dekat

Dalam pertemuan dengan Lam, Greer juga menyampaikan bahwa negosiator kedua negara telah melakukan upaya signifikan dan mencapai kemajuan besar dalam pembahasan perdagangan.

Menurut Greer, proses negosiasi kini telah mendekati tahap akhir dan kedua pihak semakin dekat dengan hasil akhir kesepakatan. Pernyataan tersebut memperkuat sinyal bahwa pembahasan perdagangan Vietnam-AS telah memasuki fase penyelesaian sejumlah isu yang sebelumnya masih menjadi hambatan.

Jadi Kerangka Baru Hubungan Dagang Vietnam-AS

Jika tercapai, kesepakatan tersebut akan menjadi kerangka penting bagi hubungan perdagangan dan investasi Vietnam-AS. Bagi Vietnam, kesepakatan dengan Washington dapat memberikan kepastian yang lebih besar terhadap akses pasar ekspor utama, sekaligus membantu menjaga hubungan dengan salah satu mitra dagang terpentingnya.

Di sisi lain, Vietnam juga terus berupaya meningkatkan pembelian produk dari AS dan memperluas hubungan perdagangan dua arah. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan hubungan dagang di tengah besarnya surplus Vietnam terhadap AS.

Dengan negosiasi yang disebut telah mendekati tahap akhir, pasar kini menunggu penyelesaian detail kesepakatan, termasuk isu perdagangan yang masih berkaitan dengan Section 301 dan ketentuan akses pasar kedua negara.

 

You Might Also Like

Jelang Pertemuan Trump-Xi, AS-China Bahas AI, Tarif dan Mineral Kritis

AS-Iran Berdialog di New York, Trump Sebut Berjalan Baik

Optimisme Perundingan AS-Iran, Harga Minyak Turun di Bawah US$100

Rupiah Dekati Rp 17.900, Akankah BI Naikkan Suku Bunga Hari Ini?

IHSG Anjlok Hampir 2%, Apa Lagi Penyebabnya?

TAGGED: Vietnam-AS
Aurelia September 22, 2026 September 22, 2026
Previous Article Pejabat The Fed Musalem Beri Sinyal Suku Bunga AS Bakal Naik Lagi
Next Article Revisi RKAB 3 Anak Usaha BYAN Disetujui, Dapat Tambahan 15-20 Juta Ton
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?